Apa yang terjadi pada Kentangku.
In CerpenKamis, 17 Juni 2010
Tangannya telah penuh darah dan matanya terus mengucurkan airmata, rasa sakit mungkin membuatnya terpejam tak berdaya. "Kentang" teriakan yang kini tak didengarnya, seseorang yang selalu ia impikan memeluk tubuhnya yang lemah dengan penuh rasa sesal. dunia seakan berhenti sejenak, entah diluar sana semua baik-baik saja . Sosok itu terbaring pasi, memandangnya mengingatkan akan kejadian itu. mungkinkah ini terjadi karna aku? *** taman. "apa yang lu lakuin sama amanda?". "maksud lu apa? semua cuma kecelakaan, gue gak tau semua itu bakalan terjadi " suara dia penuh iba. "lu sengajakan? gue tau lu gak pernah suka sama amanda kan? tapi lu udah gila , gue kecewa sama lu" "kenapa lu nyalahin gue terus, apa lu kira gue sengaja? lu udah gue kenal sejak lama, tapi sekarang gue bener-bener gak kenal sama lu, lu udah berubah" wajahnya berubah menjadi penuh kesedihan. "lu yang berubah, bukan kentang yang gue kenal lagi" "terserah!! lu gak bakalan percaya sama gue, percuma lu tau yang sebenarnya terjadi, lu bakalan tau nanti, gue gak pernah salah" "kebenaran apa lagi? lu udah ngedorong dia?" "apa untungya buat gue?" "ada, karna lu gak suka dia ada deket gue"matanya menatap dengan tajam dan pergi gitu aja. kenatang, apa yang terjadi sama lu? hati berbisik penuh tanya. RS. Amanda pasti menunggu, mungkin benar kata amanda, kentang keras kepala. Tapi mungkin amanda gak tau kentang mempunyai hati yang mulia, meski kini entah apa yang terjadi pada dirinya? "ragil, kata dokter aku bakalan cepet pulang"amanda terlihat sangat sumringah. "syukur deh" "tapi kamu kok kaya gak seneng gitu si?" "masa sih? aku seneng banget malah" mencoba memberikan senyum termanis. "ada masalah?" "gak kok" Amanda kini lebih baik dan luka dikakinya sudah hampir sembuh, amanda begitu lembut dan perhatian tapi butuh berpikir lagi untuk menjadikannya lebih sepecial dari sekedar teman. simpati telah tumbuh, tapi cinta? entahlah. # Beberapa hari ini, kentang tak juga masuk, setiap anak membicarakannya, meski amanda memaafkannya tapi semua masih tetap menyalahkannya.Pihak sekolah juga telah tau, ia terncam di DO. Akhir-akhir ini perusahaan bokapnya juga mulai bangkrut. Sungguh berat masalah yang ia hadapi. Gak ada salahnya nemenin dia disaat kaya gini. # RS. Udah dua hari gak ngejenguk amanda, nyari si kentang kemana-mana tapi hasilnya nol. Gak biasanya kamar amanda rame, mungkin lagi ada teman-temannya. sebelum masuk gak sengaja nguping pembicaraan mereka. "eh gimana udah jadian lu ama ragil?" "belum ditembak juga nih" "trus gimana si chacha?" " gue juga gak tau, gak pedulilah, lagian yang penting ragil sekarang percaya sama gue" "parah lu" tedengr tawa mereka. sebenarnya apa yang terjadi? ada hal yang harus dicari tau! "amanda. kita harus ngomong empat mata?" Amanda kaget, ternyata dari tadi ada yang mendengarkan semua pembicaraannya. # Kaki ini ingin terus berlari mencari kentang, kentangku yang tak bersalah. Tak disangka, amanda yang bilang 'aku didorong chacha, aku gak tau kenapa chacha ngelakuin itu sama aku?' dengan air mata buayanya yang ngebuat aku salah menilai kentang. Dan sekarang di bilang 'semua itu emang kecelakaan, chacha gak ngedorong aku. aku ngelakuin ini karna chacha juga suka sama kamu'. Gila! amanda yang gila, semua tentangnya selama ini ternyata cuma imitasi. # Rumah chacha. Waktu kerumahnya, pembantunya bercerita sejak bokapnya bangkrut , ortunya sering berantem, dan anak tunggal keluarga Ziena itu sering mengurung diri. "den , saya kawatir, non chacha belum keluar kamar dari kemeren dia juga belum makan, tadi pagi terdengar ia menangis dikamarnya" Kentang apa yang terjadi? Kamarnya sunyi. tak ada suara apapun, jangan-jangan.......... setelah pintu kamarnya berhasil di dobrak, ya hal yang tak diinginkan terjadi. *** Kini kentang yang berbaring lemah, perasaan ini terasa sakit, tak inginkan kentangku pergi tinggalkan aku, jadi kentang berubah karna ini? Terlalu banyak masalah terlalu rumit hidupnya, dan aku? harusnya aku selalu percaya dia. aku terus berbicara pada pasien yang belum juga sadarkan diri. jika ia telinganya tak mendengar moga hatinya yang mendengar. Kentang, berjuanglah ! Penderitaan takan berakhir dengan mengakhiri hidup. Meski masalah terus mengikuti, aku akan selalu ada menemani suka dukamu tapi berjanjilah kau akan terus hidupuntuku. kau tak pernah tau aku pun suka sama kamu, lebih dari itu tepatnya cinta. Teruslah bernafas untuku, karna tanpamu aku akan mati.kau kentangku, kentang miliku 10 tahun yang lalu dan akan menjadi kentangku untuk selamanya.
Related Posts:
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar